| MOQ: | 1 Set |
| Harga: | 10000 USD |
| Periode Pengiriman: | 2 bulan |
| metode pembayaran: | L/C,T/T |
| Kapasitas Pasokan: | 200 set/hari |
Areaktor baja tahan karatadalah bejana bertekanan silinder tertutup yang dirancang untuk memfasilitasi reaksi kimia dalam kondisi suhu, tekanan, dan agitasi yang terkendali. Terutama digunakan dalam industri kimia, farmasi, dan pengolahan makanan, reaktor ini memberikan integritas struktural dan ketahanan terhadap korosi yang diperlukan untuk produksi skala besar.
Tidak seperti reaktor berlapis kaca atau plastik, unit baja tahan karat menawarkan konduktivitas termal dan ketahanan mekanis yang unggul, menjadikannya standar industri untuk proses yang memerlukan efisiensi dan daya tahan perpindahan panas yang tinggi.
Reaktor baja tahan karat industri standar terdiri dari beberapa subsistem penting:
Cangkang Kapal:Dibuat dari baja tahan karat austenitik (misalnya,304, 316L) untuk memberikan ketahanan terhadap korosi dan toleransi tekanan tinggi.
Sistem Agitasi:Termasuk impeller, poros, dan motor. Geometri impeller secara khusus disesuaikan dengan viskositas fluida dan rezim aliran yang diinginkan (laminar vs turbulen).
Jaket Perpindahan Panas:Bejana luar sekunder atau sistem koil yang melaluinya media pemanas atau pendingin (uap, minyak panas, atau glikol) mengalir untuk mempertahankan suhu reaksi.
Mekanisme Penyegelan:Sering memanfaatkansegel mekanisuntuk memastikan bejana tetap tertutup rapat, mencegah keluarnya reaktan yang mudah menguap atau berbahaya selama pengoperasian.
Efektivitas reaktor baja tahan karat ditentukan oleh parameter desain dan kadar baja spesifik yang digunakan:
SS 304:Cocok untuk aplikasi tujuan umum yang memerlukan ketahanan korosif ringan.
SS 316L:Kelas yang disukai untuk aplikasi kimia dan farmasi karena kandungan molibdenumnya yang lebih tinggi, yang memberikan ketahanan yang jauh lebih baik terhadap korosi lubang dan celah, terutama di lingkungan yang mengandung klorida.
Insinyur mengukur kapal-kapal ini menurutASME Bagian VIIIstandar, memastikan bahwa ketebalan cangkang dapat menahan tekanan operasi maksimum (MAOP) dengan tetap menjaga kekakuan struktural yang diperlukan untuk agitasi torsi tinggi.
| Fitur | Reaktor Baja Tahan Karat | Reaktor Berlapis Kaca |
| Perpindahan Panas | Luar Biasa (Konduktivitas tinggi) | Buruk (Kaca bertindak sebagai isolator) |
| Daya Tahan Mekanis | Tinggi (Tahan benturan/kejutan panas) | Rendah (Rapuh, risiko terkelupas) |
| Ketahanan Korosi | Sangat baik untuk sebagian besar asam/basa | Unggul untuk lingkungan yang sangat asam |
| Biaya | Umumnya biaya material di muka lebih tinggi | Biaya material lebih rendah tetapi perawatan lebih tinggi |
T: Mengapa memilih baja tahan karat 316L dibandingkan baja tahan karat 304 untuk reaktor?
A:316Lmengandung molibdenum, yang secara drastis meningkatkan ketahanan terhadap korosi, terutama di lingkungan yang melibatkan halida, klorida, atau senyawa asam. Huruf "L" berarti "karbon rendah", yang membantu meminimalkan risiko sensitisasi (presipitasi karbida) selama pengelasan, memastikan area las tetap tahan korosi seperti logam dasar.
T: Apakah reaktor baja tahan karat dapat menangani proses bertekanan tinggi?
J: Ya, baja tahan karat adalah bahan yang disukai untuk reaksi bertekanan tinggi karena mempertahankan keuletan dan kekuatan struktural yang tinggi, tidak seperti bejana rapuh yang dilapisi kaca atau dilapisi keramik. Mereka secara teratur dirancang sesuai standar ASME Bagian VIII untuk menampung lingkungan gas/cair bertekanan tinggi dengan aman.
T: Kapan reaktor berlapis kaca lebih disukai daripada baja tahan karat?
J: Reaktor berlapis kaca lebih disukai bila reaksinya melibatkan asam agresif dengan konsentrasi tinggi (seperti asam klorida atau asam sulfat) yang akan menyerang struktur butiran baja tahan karat. Ini juga digunakan ketika kemurnian produk mutlak diperlukan, karena permukaan kaca bersifat inert dan tidak melepaskan ion logam ke dalam proses.
T: Apa yang dimaksud dengan reaktor "Berjaket"?
A Areaktor berjaketmemiliki dinding ganda di sekeliling bejana utama, menciptakan rongga untuk cairan perpindahan panas. Hal ini memungkinkan reaktor untuk mengontrol suhu internal secara tepat, yang penting untuk reaksi eksotermik di mana panas yang berlebihan dapat merusak batch atau menyebabkan ledakan.